Laman

Rabu, 16 Maret 2011

Selalu Sisipkan kata "Alhamdulillah"

kata "Alhamdulillah" yang dalam bahasa Indonesia berarti "Segala Puji Bagi Allah", pada hakikatnya memang untuk mengungkapkan rasa syukur kita atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada kita. Tetapi, jika kita ditimpa suatu ujian, cobaan, atau musibah apakah kita harus tetap mengucapkan kata Alhamdulillah ?

Tentunya, iya. Kenapa seperti itu ?
karena di setiap ujian yang Allah berikan kepada kita itu akan selalu terdapat hikmah dan takdir Allah yang lebih baik didalamnya, tinggal bagaimana kita menyikapi ujian tersebut, apakah kita jadikan sebagai beban, atau malah kita jadikan sebagai sebuah tantangan yang harus bisa kita jalani agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

misalnya, kita terjatuh dari sepeda motor, maka pikiran yang pertama terlintas oleh kita seharusnya adalah "ini semua karena Allah" seperti posting saya sebelumnya yang berjudul Sabar adalah di saat "Pukulan Yang Pertama". Lalu setelah itu kita Instropeksi kenapa ini bisa terjadi, dan akhirnya kita juga harus menyisipkan kata Alhamdulillah pada hati kita. Alhamdulillah karena saya masih diberi kesempatan hidup, Alhamdulillah saya terjatuhnya tidak lebih parah dari ini, dan seterusnya.

dalam contoh lain akan saya sebutkan, disaat salah satu teman, kerabat, sanak saudara, atau keluarga kita telah berpulang ke Rahmatullah sesungguhnya itu adalah peringatan bagi kita semua yang masih diberikan umur panjang. seperti halnya contoh kasus diatas, kita juga harus menyisipkan kata Alhamdulillah dalam menyikapi kasus ini. Alhamdulillah karena saya masih diberi umur panjang, Alhamdulillah karena saya telah di ingatkan tentang adanya kematian.

dan juga dalam kejadian sehari-hari, kita semestinya selalu menyisipkan kata Alhamdulillah dalam menjalani hidup ini, apabila ada keinginan kita yang belum terkabul, tetap berpikir positif bahwa itu semua yang terbaik yang telah Allah tetapkan untuk kita.

Jadi, kata Alhamdulillah disini letaknya sebagai subjek yang positif, yang dapat membangun pribadi kita menjadi hamba-Nya yang selalu bersyukur atas semua pemberian-Nya, dan menjadikan kita selalu merasa kecil dan tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT. Dalam salah satu Firman-Nya, Allah juga telah berjanji barangsiapa yang selalu bersyukur atas semua pemberian-Nya, maka bagi dia akan di lipat gandakan nikmatnya, dan juga sebaliknya, barangsiapa yang tidak pernah bersyukur atau kufur atas semua pemberian-Nya, maka bagi dia akan diambil semua nikmatnya.

Semoga kita semua menjadi individu yang selalu merindukan hadirnya Allah SWT di dalam diri kita masing-masing. Semoga bermanfaat bagi semua.

2 komentar: