Sore itu, Minggu tanggal 20 Maret 2011, nyanyian dukungan untuk Persebaya terus di nyanyikan oleh ribuan Bonek di Stadion Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta. Ribuan Bonek itu rela datang jauh-jauh dari Surabaya ke Yogyakarta hanya untuk tim kebanggan mereka Persebaya 1927 yang bertanding melawan tuan rumah Real Mataram FC dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Indonesia 2011/2012.Seperti biasanya, ribuan massa fanatik Persebaya tersebut dari berangkat dari Surabaya menumpang kereta api yang berangkat sabtu sore dari salah satu stasiun di Surabaya. Rasa cinta kepada Persebaya yang sangat mendalam tidak menyurutkan niat para Bonek untuk tetap berangkat, walau di salah satu daerah Jawa Timur para Bonek di hantui hadangan dari salah satu suporter dari klub lain tersebut.
Tragedi Jawa Timur yang selalu terjadi disaat para Bonek tour luar kota pun tak terelakkan. Di kabarkan para Bonek berulah lagi di Lamongan. Tapi beruntungnya para Bonek masih selamat dan bisa melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. Sampai di Jawa Tengah, tepatnya di Solo, lagi-lagi para Bonek di ingatkan oleh tragedi Solo beberapa tahun yang lalu. Yang di saat itu para Bonek terlibat saling lempar batu dengan suporter dari Solo, Pasoepati.
Tapi sekarang, keadaan jauh berbeda dengan saat tragedi kemarin, para Bonek saat sampai di Solo malah disambut baik oleh para oknum Pasoepati, Bonek juga kabarnya diberi minuman oleh Pasoepati. Itikad baik para Pasoepati ini juga di sambut baik oleh Bonek, disana Bonek sangat teroganisir dan tidak ada gesekan sama sekali.
Di Jogja, Bonek juga disambut dengan baik oleh teman-teman Brajamusti, suporter fanatik PSIM Yogyakarta, sambutan hangat para suporter di Jogja dan Jawa Tengah ini sangat dikenang baik oleh para Bonek, sampai di stadion para Bonek juga mengapresiasikan semua itu dengan nyanyian yang berterima kasih kepada para suporter Jawa Tengah.
"Jawa Tengah , kita saudara , Jawa Tengah , kita saudara", begitu salah satu nyanyian Bonek yang di kumandangkan di stadion Maguwoharjo Minggu sore. Lagu yang lain juga berbunyi, "Terima kasih Terima kasih, Jawa Tengah, atas sambutannya".
Dari 2 cuplikan lagu yang di nyanyikan Bonek tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Jawa Tengah sekarang sudah terbuka dan aman untuk Bonek. Karena itu, Bonek sangat berterima kasih kepada teman-teman suporter dari Jawa Tengah. Khususnya juga untuk teman-teman Pasoepati dari Solo yang telah mengamankan perjalanan Bonek dari Jogja ke Surabaya.
Semoga persaudaraan ini terus berlanjut dan tidak ada lagi anarkis antar suporter di Indonesia. Bersatulah Suporter Indonesia !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar